Thursday, 9 January 2014

Misteri kutukan Fir’aun



Namaku adalah Muhammad Yunus,mahasiswa S-2 semester akhir jurusan Sejarah di Universitas Al-azhar Cairo Mesir,aku memiliki garis keturunan Mesir dan Indonesia dikarenakan kakek dari ayahku adalah orang mesir asli yang menikah dengan orang Indonesia,aku memiliki ketertarikan yang sangat tinggi terhadap sejarah,terutama sejarah mesir kuno dan fir’aunnya,oleh karena itu setelah lulus SMA di Indonesia aku langsung meminta kerabatku yang ada di mesir untuk mendaftarkankku kuliah disana.

Akhir-akhir ini aku sangat disibukan oleh penelitian untuk tesis akhirku yg berjudul”ilmu pengetahuan pada zaman mesir kuno”,dan juga membahas mengenai “kutukan Fir’aun”dan tewasnya belasan orang yang terdiri dari para pengusaha,dokter,ilmuwan,penggali makam,saat penemuan makam raja Tutankhanum,oleh karena itu aku sudah meminta dan mengurus berbagai perizinan terutama kepada bagian Jawatan kepurbakalaan mesir agar dizinkan melihat file dan dokumen yang kubutuhkan mengenai kasus besar yang mengguncang dunia pada tahun 1920-an itu.



Apa hubungannya antara ilmu pengetahuan pada zaman mesir kuno - Kutukan Fir’aun - dan tewasnya para peneliti didalam penelitianku ini?,oleh karena itu aku akan menceritakan hal yang membuat penasaran ini.

Pada waktu itu aktivitas penggalian merupakan tren yang sangat populer,dan ada seorang arkeolog inggris yang bernama Howard Carter yg sedang melakukan penggalian di “lembah Raja-raja” untuk membuktikan instingnya bahwa ada makam tersembunyi yang tidak pernah disentuh selama ribuan tahun,atas dasar apa dia melakukan penggalian ini?,dia menjawab bahwa dia merasakan sesuatu yang sangat besar sedang menunggu,proyek penggaliaanya didanai oleh seorang bangsawan inggris yang bernama Lord Carnarvon,setelah 6 tahun menggali dan meneliti,akhirnya pada tanggal 6 November 1922,carter mengirim telegram kepada Carnavon dan mengatakan:
“Akhirnya….saya menemukan sesuatu yang menakjubkan di Lembah Raja-raja.pintu-pintu dan lorong-lorongnya sengaja kututup dengan tirai agar anda datang dan melihatnya langsung”.
Pada tanggal 23 November Lord Carnavon datang ke lokasi penggalian,carter memecahkan penutup-penutup dan pintu-pintu satu demi satu,hingga keduanya berada sangat dekat dengan makam raja Tutankhanum,carter mengulurkan tangannya dan membuat lubang di dinding,udara berhembus dari dalam dan menggerakkan api lilin,berhembus untuk pertamakalinya sejak 35 abad,carter melihat kedalam dan dengan suara gemetar Lord carnavon bertanya,”apa yang kamu lihat?”
“sesuatu yang tidak pernah dilihat mata sejak raja dikuburkan!”.

Dunia terhentak dengan penemuan tersebut,ribuan surat datang dari berbagai penjuru dunia,Eropa,Amerika,dan Ausralia untuk mengucapkan selamat bahkan ada yang meminta dikirimkan pasir dari tanah tersebut,dengan suka rela,museum new york mengirimkan sejumlah photographer,pelukis,peneliti,ahli bahasa,dan dokter untuk ambil bagian dalam peristiwa akbar ini.

Dapat dipastikan tangan-tangan pencuri pernah mencoba memasuki kuburan ini,tapi disebabkan sesuatu yang tidak diketahui mereka tidak menyentuh makam sang raja hingga akhirnya ditemukan oleh Carter.
Walaupun mendapat banyak sambutan meriah masih ada satu hal yang membuat carter takut dan khawatir,dia tidak bisa memberitahukannya kepada siapapun,dia menemukan sebuah tulisan pada salah satu pintu”Kematian akan memukul dengan kedua sayapnya yang beracun siapa saja yang mengusik ketenangan raja”.
Begitu melihatnya carter ngeri,tetapi karena suasana hingar-bingar penemuan,popularitas dan harta karun membuatnya menghapus tulisan itu sesudah dipotretnya.
Selain peringatan itu,Carter juga menemukan peringatan lain yang terukir di punggung sebuah patung,tulisan itu mengatakan,”saya yang mengusir pencuri-pencuri kuburan dan mencampakannya ke neraka gurun ini”.aneh!,2 peringatan didalam 1 kuburan.

Upacara pembukaan kuburan Tutankhanum yang seharusnya dihadiri 13 orang saja ternyata yang datang berjumlah 22 orang,anehnya 13 orang yang diundang Carter itu meninggal dalam keadaan yang sangat misterius.
Sedangkan Lord Carnarvon tiba-tiba terserang  demam,para dokter mangatakan,bahwa penyebabnya adalah luka lama yang terbuka kembali saat dia mencukur janggut.maka demam pun datang,penafsiran yang sederhana!,namun yang pasti saat itu Lord berteriak,”ada api di tubuhku!”,atau ketika mengigau dia berkata,”aku melihat orang-orang menyeretku di atas gurun pasir dan memeras api di dalam mulutku……”
Anak laki-lakinya datang dari India untuk mengunjunginya,dan dia mendapati ayahnya terbaring di kamar hotel continental Cairo.pada jam 2 kurang 10 menit,seorang perawat datang kepada anaknya  sambil menggelengkan kepala.”mati?” tanyanya,sang perawat menganggukan kepala.
Sang anak beranjak untuk melihat ayahnya tetapi tiba-tiba listrik hotel padam,tak lama setelah itu listrik seluruh kota juga pada tanpa sebab yang diketahui.
Pada waktu yang sama di kota London keluarga Carnavon  terbangun oleh salak keras suara anjing satu-satunya,kemudian anjing itu melompat ke ranjang Lord carnavon dan menghembuskan nafasnya yang terakhir.
Setelah itu A.Mace,utusan museum Amerika untuk membantu carter dalam proses penggalian juga meninggal,panas badannya naik hebat hingga kepalanya seolah meledak,atau ada sesuatu yang meledak dikepalanya,kematian itu terjadi beberapa hari setelah kematian Lord.
Seorang jutawan  Amerika,George jay,datang untuk melihat kuburan tutankhanum ,sampai dikuburan dia melongokan kepalanya kedalam,selanjutnya pulang ke Cairo ke hotel untuk menyetorkan nyawanya malam itu juga.
Seorang milioner afrika selatan juga datang untuk melihat makam,ditengah jalan pulang dia mati di atas kapal,
Sedangkan Dokter Radiologi,Sir Archiblad Douglas yang memotong tali-tali peti mati untuk mengambil foto mumi sang raja terserang demam dan wafat beberapa hari kemudian di London.
Demikianlah,hingga tahun 1929,tiga belas orang yang diundang pada hari pembukaan kuburan itu telah meninggal dunia semuanya.
Bahkan istri Lord Carnarvon juga meninggal pada tahun 1922 disebabkan digigit oleh serangga yang amat aneh…
Inilah kisah nyata yang membuatku bingung,aku mencoba menjawab kata kutukan itu dengan jawaban logis dan didalam wilayah ilmu manusia,menurut analisaku,para fir’aun adalah manusia yang paling mencintai ilmu dan sangat menjaganya.
Raja-raja mesir kuno juga tuhan,mengapa?,Tuhan karena memiliki banyak ilmuwan,para ilmuwan itu siap mengabdi kepada para raja,oleh karena itu ketika raja menampakan diri di depan umum,raja mengetahui kapan waktu hujan dan banjir,bahkan ada salah satu fir’aun yang menganggap dirinya sebagai tuhan seperti yang sering kita lihat ceritanya didalam Al-qur’an dan cerita-cerita kuno,orang-orang tidak mengatakan bahwa raja itu pandai,tetapi mengatakan bahwa dia itu adalah tuhan,karena mengetahui yg gaib,penumbuh biji-bijian,menghilangkan bencana,dan penakluk dalam perang.konon para dukun,dokter,dan ilmuwan mesir kuno mengetahui banyak sekali tentang kedokteran,astronomi,dan kimia,bahan ilmu mereka masih membingungkan ilmu modern.
Karena itu,kutukan fir’aun merupakan keajaiban arkeologi,sains,fissika,kimia,kedokteran,dan sihir….
Sebagian ilmuwan mengatakan bahwa penyebab kutukan fir’aun adalah racun,racun yang menimbulkan halusinasi,seperti LSD 25,atau bateri yang dapat hidup di ruang hampa tanpa oksigen,bereaksi ketika kuburan raja dibuka,maka akan meracuni siapa saja yg mendekat,ada juga ilmuwan yang mengatakan bahwa lantai kuburan-kuburan para fir’aun terbuat dari batu yang mengandung radiasi tinggi,sehingga bisa membuat mati siapa saja yang mencoba mendekat ke makam sang raja,itulah jawaban ilmiah dan logis mengenai kutukan fir’aun ini.
Tapia ada satu hal yang selalu membuatku ngeri.
Setelah di izinkan oleh museum kepurbakalaan mesir untuk meneliti mayat/mumi raja tutankhanum yang kata orang banyak mengandung kutukan,aku pun melakukan penelitian terhadap mayatnya bersama 2 orang lagi yang terdiri dari Dokter bedah dan pakar biologi yang bernama Mehmet al-a’lam dan Ziyad el-malik,waktu itu Dokter Mehmet mengatakan:”bagaimana raja muda yang memerintah selama 9 tahun ini memiliki kutukan,apakah dia begitu berharga?,dia saja tewas karena dipukul,haha”,sambil membedah perut sang raja.
Tiba-tiba saja pisau kecil yang ada disebelah Dokter Ziyad jatuh ke lantai,lalu lampu museum padam,beberapa menit kemudian listrik kembali menyala,lalu kami  memutukan untuk kembali ke rumah masing-masing.
Esoknya Dokter Mehmet tewas didepan pintu rumahnya,sebelum tewas menurut istrinya dia disengat serangga aneh,lalu berteriak-teriak dan meracau,kemudian berusaha lari melalui pintu depan dan tewas.
………………………………………………………………………………………………………………………………
                                 Apakah ini benar-benar kutukan?.




By: FTN

No comments: