Monday, 10 February 2014

Mengapa nilai kurs rupiah melemah?



akhir-akhir ini gw makin stress terhadap melemahnya nilai tukar rupiah ke dollar,emang gw dari sma seneng baca berita ekonomi apalagi nilai tukar mata uang,walaupun saat itu gw belom ngarti,tapi akhirnya gw mulai paham penyebab fluktuasi(bahasa kerenya) atau naik-turunnya mata uang kita,apalagi sekarang gw kuliah jurusan IESP,makin pusinglah gw dengan nilai tukar rupiah saat ini.

gw aja yg mahasiswa kok pusing apalagi menteri ekonomi sama gubernur BI yah?.udah stress kali mereka.

analisis gw sebagai mahasiswa ekonomi Unsoed(jual merek) adalah,saat ini mata uang kita nilainya jatoh atau anjlok karena kita terlalu banyak meminta dollar,kok bisa anjlok?.begini nih jawabannya.:"sesuai hukum permintaan dan penawaran,semakin tinggi permintaan maka semakin tinggi harganya,saat ini permintaan dollar nasional sangat tinggi,pemerintah akhir-akhir ini rajin banget impor,impor minyak,beras,kedelai,dan daging sapi,menurut saya sih normal aja pemerintah untuk impor karena kita butuh barang itu sedangkan supply dari pasar lokal belum mencukupi,sehingga mau tak mau pemerintah harus impor,tapi yang harus diperhatikan adalah,dengan impor berarti kita akan menggunakan mata uang yang dipakai oleh internasional,atau negara impor kita jika menggunakan mata uang dollar kita juga harus make dollar,mana mau dia dikasih rupiah.

nah yang harus kita pahami dalam mengimpor itu tidak semuanya permintaan dari pemerintah,tapi juga ada dari barang dari perusahaan swasta atau swasta nasional,sehingga impor kita menjadi besar,sehingga transaksi ata neraca perdagangan kita defisit setiap tahun,biasanya kan pemerintah impor setiap akhir tahun,nah pada akhir tahun ini lah permintaan pasar kita terhadap dollar meningkat,ada yang bertujuan untuk impor barang,mesin,hp,dll.terus ada juga yang buat bayar utang ke luar negeri,apabila permintaan tinggi maka harga akan naik,itulah penyebab jatuhnya mata uang rupiah saat ini.  

dibalik itu semua ada satu hal yang mesti kita waspadai,yaitu permainan tangan gaib atau para spekulan dalam aksi ambil untung dibursa saham dan keuangan kita,mereka itu adalah orang-orang yang harus diwaspadai dan dihukum mati,karena kerusakan yang mereka sebabkan dapat menghancurkan suatu negara dalam waktu singkat,masih ingat kan krisis ekonomi moneter pada tahun 1998.

penyebabnya adalah penarikan modal secara besar-besaran dari kawasan asia tenggara terutama indonesia,malaysia,thailand,dan korea selatan,krisis moneter ini dipicu oleh "panic buying" atau kepanikan massal dipasar modal yang disebabkan oleh seseorang yang bernama george soros dan kelompok lainnya,george soros adalah spekulan dan investor kelas kakap multi miliar dollar,saat itu dia memainkan dan menghancurkan mata uang di thailand dan sekitarnya dengan cara menukarkan dollarnya dengan baht thailand lalu ketika baht sedang kuat terhadap dollar dia menukarkannya kembali dalam jumlah yang sangat besar sehingga menyebabkan kepanikan massal,dan para investor pun beramai-ramai menarik modalnya dari kawasan asia tenggara karena dipicu hal seperti itu,belum lagi isu-isu yang beredar semakin membuat mereka ingin menarik modal dari kawasan asia,pemerintah pun harus menggunakan cadangan devisa agar tidak terjadi inflasi,waktu itu thailand kehilangan 15 miliyar dollar untuk menalangi hal tersebut,dan indonesia  terpaksa harus berhutang ke IMF(internasional monetery found) dengan syarat indonesia melego BUMN dan menghentikan proyek pesawat CN-235 terusan pak habibie,dan ini semua diskenario dengan konspirasi tingkat tinggi.

No comments: